kisah nyata cerita cinta sejati mengharukan

Ditulis oleh: -
Bagi temen temen yang masih bingung akan apa itu cinta sejati, ada dua kisah cerita yang sangat apik untuk menggambarkan cinta sejati, so langsung simak baik baik ya kisah nyata cerita cinta sejati mengharukan, di bawah ini :

cerita cinta sejati seorang ibu

Seorang anak masuk ke dapur malam itu ketika ibunya sedang menyiapkan makanan. Anak itu menyerahkan selembar kertas berisi tulisannya.setelah mengelap tangan ke celemek, ibunya membaca tulisan itu:
Memotong rumput Rp. 1.000
Membereskan sendiri tempat tidurku selama seminggu ini Rp. 5.000
Disuruh belanja Rp. 1.000
Menjaga adik ketika ibu pergi Rp. 2.5.00
Membuang sampah dan mencuci piring selama seminggu Rp. 5.000
Nilai rapot yang baik Rp. 50.000
Membersihkan halaman tiap pagi Rp. 5.000
Ibu itu memandang putrinya yang sedang berdiri dengan penuh harap.Ribuan kenangan berkelebetan Dibenaknya. Ia kemudian mengambil kertas itu dan membalikannya dan menuliskan  hal hal berikut ini :
Untuk Sembilan bulan mengandung dan membesarkanmu di perut ibu, gratis
Untuk malam malam ibu menjagamu, merawatmu, berdoa untukmu, gratis
Untuk waktu dan air mata dan pengorbanan ibu selama bertahun tahun, gratis
Untuk malam-malam penuh kecemasan dan kekhawatiran masa mendatang, gratis
Untuk nasihat, ilmu dan uang sekolah , gratis. 
Kalo kamu menjumlahkan semua, maka total ongkos cinta ibu adalah Gratis

Ketika anak itu selesai membaca , air mata nya mengembang. Ia memandang ibunya dan berkata , “ibu, aku sayang ibu”

Kemudian anak itu mengambil bolpoin dan dengan tulisan besar ia menuliskan LUNAS.

JADI Jika anda menjumlahkan semua TOTAL ONGKOS CINTA SEJATI ADALAH “GRATIS”


kisah cinta sejati ke dua : kekuatan cinta ibu

Seorang gadis kecil dan ibunya sedang menyebrangi jembatan yang rapuh. Ibu itu menyuruh putrinya “anakku pegang tanganku erat-erat supaya kamu tidak terjatuh ke sungai”

Anaknya menjawab, ”tidak ibu, ibulah yang harus memegang tanganku.”!!!  Pintanya

“Apa bedanya?” Tanya si ibu yang bingung

“BEDANYA SANGAT BESAR” jawab anaknya.”kalau aku yang memegang tangan ibu dan tiba tiba terjadi sesuatu padaku, aku mungkin akan melepaskan peganganku”

Tetapi kalau ibu yang memegang tanganku, aku tahu bahwa apapun yang terjadi , ibu tidak akan pernah melepaskan tanganku.