Puisi Sedih Patah Hati Karena Putus Cinta

Ditulis oleh: -
Puisi patah hati, adalah tulisan yang berunsurkan seni, Dengan mengandalkan penggunaan bahasa dalam menunjukan imajenasi, akan apa yang dirasakan oleh seseorang, atas rasa sakit, penderitaan ataupun kesengsaraan batin akibat kehilangan oleh orang yang dicintainya. Puisi sakit hati dapat memberi inspirasi apa yang ingin orang ungkapkan dalam hatinya yang menangis karena luka putus cinta. Puisi cinta patah hati banyak diciptakan untuk mengekspesikan perasaan sakit hati.

Cobalah simak dan baca perlahan-lahan kumpulan puisi patah hati pendek dibawah ini, barang kali bisa mewakili perasaanmu.

Puisi Putus Cinta

Senyummu sekarang menjadi luka dalam banyanganku
Tak akan pernah hilang dalam pikiranku
Dulu Kau berikan madu manis dalam hatiku
Sekarang kau memberikan racun mematikan pada tubuhku
Hingga, Ku tergletak lunglai  karena rasa sakit itu

Keceriaan hariku terasa terbenam di ufuk senja
Keindahan cinta pupus tertelan bara
Hangus tak tersisa
Hanya meninggalkan keperihan dan tanda tanya

Dimana cintamu yang dulu  ? ! !
Kemanakan janjimu ? ! ! !
Dimana kasih sayangmu ? ! ! !
Kemanakan  rasa mu ? ! ! ! !

 ?

=========================================

puisi sedih sakit hati :

Dinginnya malam membuat tetesan embun di mataku
Saat kubuka  album kenangan manis waktu itu 

Sepinya malam semakin membuat sunyi dalam lubuk hatiku
Saat  teringat  kau mengkosongkan cintamu

Patah arang  sudah mimpiku padamu
Lesu sudah bunga cintaku

Yang bersemi indah waktu itu
kau tingal kenangan yang mambanyangi hidupku

Apa daya hasratku tuk berhenti merintih
tetap ku tak bisa

Kini, Tiap tetesan air mata yang keluar
Bagaikan PERASAN  hatiku
Semakin remuk, semakin banyaklah air mengalir
=========================================

puisi patah hati karena cinta :

Ku terpleset dalam harapan indah
Awalanya sepurna kurasa
Tapi kini bagaikan bara stempel
 Yang menstempel  kulit hatiku
Panas dan abadi terukir disana

biarlah keihklasan yang akan menyiraminya
Atas Apa yang telah kau perbuat

Kututupi  stempel ini dengan ketabahan
Dan keridhoanku kepadamu

Biarlah engkau mekar indah
di pot yang ingin kau tumbuh disana